Beberapa langkah menuju desa warungbanten yang mandiri

Pada umumnya kemajuan suatu desa atau daerah dilihat dari pembangunan inpratuktur seperti jalan, air bersih, sarana pendidikan, sarana kesehatan, irigasi, sarana olah raga  dan  sarana ibadah yang baik. Namun kadang ada yang terlupakan yaitu bagaimana kita bisa menghargai kearipan lokal yang ada. kemajuan tekhnologi yang semakain hari semakin terus meningkat jangan sampai merubah atau meninggalkan kearipan lokal yang ada.

Untuk mengimbangi kemajuan jaman tersebut, kepala desa Warungbanten (Ruhandi) membuat sebuah terobosan yang berharap bisa  membawa desa warungbanten kearah yang lebih maju mandiri dari segi budaya, ekonomi dan politik tanpa meninggalkan kearipan lokal yang ada. mencoba untuk menggali potensi yang ada di desa dan menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat tentang bagaimana caranya kita bisa merasa memiliki dan membutuhkan terhadap potensi yang ada baik sumber daya alam (SDA) dan sumber  daya manusia (SDM). Salah satunya adalah dari segi makanan, tidak sedikit masyarakat yang mersa bangga ketika bisa mengkonsumsi atau membeli makanan yang mewah, bermerk dan serba instan. Sebaliknya tidak sedikit masyarakat yang merasa malu ketika menyuguhkan atau mengkonsumsi makan yang ada yang (makanan tradisional) yang sebenarnya lebih ekonomis, sehat, bermutu  dan mudah di cari.

salah satu komitmen desa untuk mengangkat makanan lokal yang ada maka dilakukan beberapa langkah.

  1. Menyelenggarakan lomba makanan tradisioanal dalam setiap tahunnya
  2. Dalam setiap rapat atau musyawarah dan kegiatan lainnya tidak boleh menyuguhkan makan yang hasil pabrikan tetapi harus menonjolkan makan lokal seperti , singkong, pisang, gula merah dan umbi – umbian lainnya.
  3. Dalam setiap rapat atau musyawarah , dibuatkan jadwal untuk menyediaan konsumsi atau snack, misalkan : musyawarah sekarang RW 01 tugas pengadaan konsumsi, dan pihak desa membayarnya sesuai dengan anggaran yang ada, sehingga uang tersebut menjadi mendapatan atau masuk kedalam kas RW. dan pihak desa tidak menentukan jenis makanannya yang penting makanan tersebut benar benar dihasilkan dari  RW  tersebut.
  4. Terus menghimbau dan mempasilitasi masyarakat untuk bisa memnfaatka lahan atau tanah yang ada dari lahan tidur menjadi lahan produktif.
  5. Pemerintah desa mendorong masyarakat untuk bisa mengenal bahkan menguasai tekhnologi yang ada untuk bisa meninggatkan produktifitas yang ada.

Dengan upaya di atas diharapkan bisa membawa desa warungbanten kearah yang lebih maju, sejahtera dan madiri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.