RENGKONG 

Kegiatan membawa padi (ngunjal) di kasepuhan adat Kp. Cibadak,  desa Warungbanten, padi sendiri dalam bahasa kasepuhan biasa disebut dengan istilah nyipohaci/dewi sri. 

Warungbanten.desa.id_ Desa Warungbanten merupakan salah satu desa yang masih kental dengan adat istiadat/tradisi turun temurun. Salah satu cirinya masih adanya alat musik rengkong. 

RENGKONG merupakan salah satu alat musik tradisional dikaolotan cibadak desa warungbanten yang terbuat dari bambu surat/mayan dengan panjang standard orang dewasa dua meter. 

Alat musik ini digunakan pada saat musim panen tiba, yaitu digunakan untuk membawa padi (ngunjal) padi yang dibawa merupakan padi yang sudah kering untuk kemudian disimpan ke lumbung padi (leuit), terutama diwajibkan ketika membawa padi milik ketua adat. 

Selain digunakan pada musim panen, alat musik rengkong juga di gunakan pada saat acara” upacara adat seperti seren taun,  atau acara acara  umum (menyambut tamu) dan kegiatan lainnya baik di dalam desa maupun luar desa. 

Rengkong juga bisa bunyi jika diberi beban (padi kering yang sudah dipocong atau diikat) lalu digerakan oleh orang yang sudah terbiasa. Biasanya lebih pasnya jika diiringi dengan alat musik angklung, gendang dan goong. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.