Desa Warungbanten

Kec. Cibeber, Kab. Lebak
Prov. Banten

Loading

Desa Warungbanten

Cuti Bersama

Cuti Bersama Tahun Baru Imlek

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
Selamat Datang di Website Resmi Pemerintahan Desa Warungbanten Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Provinsi Banten Pemerintah Desa warungbanten

Berita Desa

Komentar Terbaru

PENDAHULUAN

KKN Tematik merupakan kegiatan yang bersifat edukatif dengan melibatkan mahasiswa dalam kehidupan masyarakat. Hal ini bertujuan agar mahasiswa dapat peka terhadap isu-isu yang terjadi dikalangan masyarakat, sumber daya yang perlu dikembangkan, dan aspirasi yang dimiliki oleh masyarakat. Dengan kegiatan ini, diharapkan dalam prosesnya dapat memunculkan interaksi yang bersinergi antara mahasiswa dengan masyarakat yaitu saling menguntungkan antara satu sama lainnya.

KKN Tematik dilaksanakan dengan memadukan aspek intelektual, sosial-ekonomi, fisik, manajerial, pengetahuan, kemampuan dan keterampilan. Dari segi tridharma KKN harus memadukan unsur pendidikan,pengajaran serta pengabdian masyarakat dengan pedoman penelitian. Selain itu, dari unsur program, Perguruan Tinggi, pemerintah, mitra kerja melalui KKN Tematik harus berkolaborasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. KKN Tematik dilaksanakan berdasarkan permasalahan yang dirasakan oleh masyarakat dan pemerintah. Kegiatan ini dilakukan atas dasar dari masyarakat dan untuk masyarakat

Melalui KKN ini diharapkan masyarakat dapat menggantungkan segala kebutuhannya melalui kemampuan masyarakat itu sendiri. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggali potensi yang dimiliki dan meningkatkan swadaya masyarakat KKN Tematik dilaksanakan oleh mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu di ruang lingkup perguruan tinggi dimana mahasiswa memiliki tugas berdasarkan mekanisme dan sistem kerja interdisipliner

Dalam pelaksanaan program ini dari awal hingga akhir baik unsur masyarakat, pemerintah dan unsurnya lainnya yang berkaitan harus berpartisipasi secara aktif Pelaksanaan KKN Tematik dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan yang artinya keberhasilan program merupakan langkah awal dalam mencapai keberhasilan lain yang ingin dicapai oleh pemerintah maupun masyarakat.

Dalam pelaksanaan KKN Tematik ini Kelompok 1 ditempatkan di salah satu daerah di Provinsi Banten yaitu tepatnya di Desa Warungbanten Kecamatn Cibeber yang merupakan Kecamatan Paling ujung selatan Banten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Barat.

Warungbanten merupakan salah satu Desa yang berada di Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak yang memiliki luas wilayah 1.336 Ha yang berbatasan dengan Desa Situmulya di sebelah utara, Desa Cibeber di sebelah selatan, Desa Cikotok di sebelah Barat, dan Desa Hegarmanah di sebelah Timur. Desa warungbanten kaya akan beberapa potensi Desa Warungbanten memiliki potensi yang baik. Potensi tersebut dapat meningkatkan Desa Warungbanten memiliki potensi besar di sektor pertanian. Dengan diversifikasi tanaman, penggunaan teknologi pertanian modern, pengembangan industri pengolahan hasil pertanian, dan pemasaran digital, desa ini dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakatnya secara signifikan. Potensi ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi, menciptakan nilai tambah, dan memperluas pasar, sehingga desa menjadi lebih maju dan sejahtera. Desa Warungbanten merupakan salah satu Desa Budaya karena daerahnya yang kaya akan tradisi dan budaya karena beriringan dengan salah satu Kesatuan Adat Banten Kidul yaitu Kasepuhan Cibadak.

Desa Warungbanten, meskipun memiliki berbagai potensi, masih menghadapi beberapa hambatan dalam perkembangannya. Tantangan seperti keterbatasan fasilitas pertanian, rendahnya akses pasar bagi produk UMKM, dan kurangnya fasilitas untuk menunjang pendidikan masih menjadi isu utama. Upaya yang lebih intensif diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

Di bidang pendidikan, desa ini memiliki sembilan sekolah yang berperan penting dalam membangun kualitas SDM. Namun, masalah seperti kurangnya fasilitas, jumlah guru yang terbatas, dan keterbatasan sumber daya pendidikan masih memerlukan perhatian lebih lanjut.

Potensi budaya juga masih terjaga di desa ini, meski pengaruh modernisasi mulai terasa. Dalam menghadapi perubahan zaman, pelestarian tradisi lokal dan revitalisasi budaya menjadi fokus penting agar kebudayaan asli desa tetap hidup di tengah masyarakat yang mulai mengenal teknologi.

Berdasarkan dari uraian diatas kami Kelompok 1 KKN Tematik mengusung tema “Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat Dan Pelestarian Budaya Di Desa Warungbanten Melalui Program KKN Tematik” karena merupakan salah satu Desa yang kaya akan Budaya. Program KKN Tematik yang kami rumuskan mencakup berbagai bidang seperti seni tradisi, pasar malam tradisional, kegiatan olahraga desa, serta pendidikan dan pengelolaan lingkungan. Program-program ini dirancang untuk memberikan solusi atas permasalahan yang ada di desa, seperti minimnya fasilitas belajar, kurangnya edukasi tentang pengelolaan sampah, dan kebutuhan untuk melestarikan kebudayaan lokal.

Salah satu program utama kami adalah pelatihan seni tradisi di Kasepuhan Cibadak, yang bertujuan melestarikan budaya setempat di tengah arus modernisasi. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dengan dukungan dari sanggar seni lokal dan komunitas. Selain itu, program pasar malam tradisional juga direncanakan untuk menjadi agenda rutin bulanan, membantu menggerakkan perekonomian lokal.

PELAKSANAAN PROGRAM KKN TEMATIK

Dengan memperhatikan kondisi di lokasi serta hasil survei Bersama anggota kelompok, Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kelompok 1 dilaksanakan dari mulai tanggal 7 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2024 bertempat di Kampung Cibadak Desa Warungbaanten Dalam pelaksanaannya kegiatan ini dipantau oleh lembaga institusi melalui panitia penyelenggara KKN dan Dosen Pembimbing Lapangan dengan rencana yang terstruktur dan matang. Hasil yang didapatkan dari perumusan program yang disusun menghasilkan pelaksanaan dengan rincian sebagai berikut:

 
   

 

 

Melestarikan Seni Tradisi di Masyarakat Adat Kasepuhan Cibadak

Melestarikan seni tradisi di masyarakat adat Kasepuhan Cibadak merupakan salah satu program yang kami laksanakan selama kegiatan KKN. Tantangan utama yang kami hadapi dalam pelaksanaan program ini adalah waktu dan persiapan yang terbatas, mengingat ini adalah kali pertama kami menyelenggarakannya. Meski begitu, kami tetap berkomitmen untuk belajar dan mendalami seni tradisi tersebut dengan latihan yang dipadatkan selama program berlangsung.

Meskipun ada keterbatasan waktu, program ini direncanakan untuk berlanjut di masa mendatang. Dukungan dari sanggar seni lokal dan komunitas adat sangat diharapkan untuk memastikan kesinambungan pelestarian seni tradisi ini. Tujuan utamanya adalah memperkenalkan dan menanamkan nilai-nilai seni tradisi kepada generasi muda, sehingga budaya dan warisan lokal tetap hidup dan berkembang seiring berjalannya waktu.

 
   

 

Tradisi Pasar Malam Tradisional Kasepuhan Cibadak

Program ini merupakan rumusan dari Pemuda Adar Kasepuhan Cibadak yang merupakan satu komunitas Adat yang ada di Kasepuhan Cibadak, program ini kami bantu dengan ikut andil dalam pelaksanaannya.

Tujuan dari program ini adalah untuk menghidupkan kembali tradisi pasar malam yang telah menjadi bagian integral dari budaya masyarakat Kasepuhan Cibadak. Dengan mengadakan pasar malam secara rutin, kami berharap dapat mengembalikan kekayaan budaya ini ke tengah-tengah masyarakat dan memberikan kesempatan kepada pedagang lokal untuk memamerkan produk mereka.

Pasar malam ini tidak hanya menawarkan berbagai barang dagangan, tetapi juga menjadi ajang bagi masyarakat untuk berkumpul, berinteraksi, dan menikmati berbagai hiburan tradisional. Dengan cara ini, kami tidak hanya melestarikan budaya lokal tetapi juga mendukung perekonomian masyarakat dan memperkuat rasa kebersamaan di antara warga desa. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi bagian penting dari kalender kegiatan desa, sehingga tradisi pasar malam bisa terus hidup dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kasepuhan Cibadak.

 
   

Bimbingan Belajar Bahasa Inggris: Tantangan dan Solusi

Bimbingan belajar Bahasa Inggris di Desa Warungbanten menghadapi beberapa tantangan, terutama terkait dengan fasilitas yang kurang memadai. Ruang belajar dan peralatan yang tersedia saat ini tidak mencukupi untuk mendukung proses belajar mengajar dengan efektif. Keterbatasan ini menghambat kualitas bimbingan dan pembelajaran yang dapat diberikan kepada siswa.

Untuk mengatasi masalah ini, langkah-langkah strategis telah diambil. Salah satu solusi yang diterapkan adalah kerjasama dengan sekolah setempat. Dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di sekolah, seperti ruang kelas dan peralatan pendidikan, bimbingan belajar dapat dilaksanakan dengan lebih baik. Selain itu, kelas-kelas juga diadakan di luar ruangan saat kondisi cuaca mendukung, guna memaksimalkan penggunaan ruang yang tersedia.

Bimbingan belajar ini tidak hanya bergantung pada fasilitas yang ada saat ini, tetapi juga melibatkan dukungan dari relawan lokal. Para relawan berperan aktif dalam membantu proses belajar mengajar dan memberikan bimbingan tambahan kepada siswa. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas fasilitas yang ada, pengadaan tambahan fasilitas direncanakan melalui dana desa atau donasi dari berbagai pihak. Langkah ini diharapkan dapat memastikan kelangsungan dan efektivitas program bimbingan belajar Bahasa Inggris di desa.

Dengan upaya-upaya tersebut, diharapkan bimbingan belajar Bahasa Inggris di Desa Warungbanten dapat terus berkembang dan memberikan manfaat maksimal bagi siswa, serta meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka secara signifikan.

 
   

Bersama Membangun Bangsa: Kolaborasi Aparat Desa dalam Merayakan Kemerdekaan

Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79 merupakan kesempatan berharga untuk memperkuat rasa nasionalisme dan kebersamaan di tengah masyarakat. Menyadari antusiasme warga yang tinggi terhadap perayaan ini, kami memutuskan untuk bekerja sama dengan aparat desa dalam menyelenggarakan upacara kemerdekaan yang ke-79. Program ini berfokus pada pelaksanaan upacara bendera yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Agustus, mulai pukul 07.00 hingga selesai.

Persiapan untuk upacara ini dimulai tiga hari sebelum acara berlangsung, dengan melibatkan pelatihan terjadwal dan praktis bagi seluruh pihak yang terlibat. Sasaran dari program ini adalah seluruh warga Desa Warungbanten, dengan tujuan untuk melibatkan masyarakat secara aktif dan memperkuat semangat kebangsaan.

Namun, terdapat beberapa kendala yang mungkin dihadapi, baik kendala fisik seperti kebutuhan perlengkapan upacara dan lokasi, maupun kendala non-fisik seperti koordinasi antar pihak dan komunikasi. Meskipun demikian, melalui kolaborasi yang baik antara mahasiswa KKN dan aparat desa, diharapkan upacara kemerdekaan ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat desa.

 
   

Memeriahkan Peringatan Hari Besar Nasional dengan Permainan Rakyat

Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) merupakan waktu yang penuh makna bagi masyarakat Indonesia, termasuk bagi warga Kampung Cibadak. Untuk merayakan momen bersejarah ini, kami memutuskan untuk mengadakan permainan rakyat sebagai bagian dari perayaan. Kegiatan ini bertujuan untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa, dalam suasana yang ceria dan penuh kebersamaan.

Permainan rakyat yang direncanakan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Agustus, mulai pukul 09.00 hingga selesai. Program ini diharapkan dapat mempererat hubungan sosial di antara warga serta memberikan hiburan yang menyenangkan. Dalam persiapan kegiatan ini, kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta menyiapkan berbagai perlombaan tradisional yang dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Namun, terdapat beberapa kendala yang harus diatasi, terutama terkait dengan biaya yang terbatas. Meskipun demikian, kami berkomitmen untuk menyelenggarakan acara ini dengan baik dan memastikan semua warga dapat berpartisipasi. Dengan adanya permainan rakyat, diharapkan Peringatan Hari Besar Nasional kali ini dapat menjadi momen yang penuh kegembiraan dan memperkuat rasa persatuan di Kampung Cibadak

 
   

Mengurangi Sampah, Menyelamatkan Bumi: Inisiatif Kebersihan di Kp. Cibadak

Masalah sampah, terutama sampah plastik, telah menjadi salah satu tantangan besar dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di Kampung Cibadak. Sampah plastik sering dibuang sembarangan ke sungai, menyebabkan pencemaran yang serius dan membahayakan ekosistem. Untuk mengatasi masalah ini, program "Mengurangi Sampah, Menyelamatkan Bumi" diluncurkan dengan fokus pada edukasi dan pengelolaan sampah di masyarakat setempat.

Program ini melibatkan pembuatan plang edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah. Sosialisasi mengenai cara pengelolaan sampah yang benar akan dilakukan untuk memberikan informasi dan mendidik warga mengenai dampak sampah terhadap lingkungan. Selain itu, program ini juga akan menyelenggarakan kegiatan gotong royong dan pembersihan terjadwal untuk langsung membersihkan area yang terkena dampak sampah.

Sasaran dari program ini adalah seluruh masyarakat Kampung Cibadak, dengan harapan bahwa setiap individu akan lebih memahami dan mengaplikasikan prinsip-prinsip kebersihan dalam kehidupan sehari-hari. Luaran yang diharapkan dari program ini adalah peningkatan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah yang lebih baik di wilayah tersebut.

Namun, beberapa kendala dihadapi, terutama dalam hal kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kebersihan dan pengelolaan sampah. Kendala ini memerlukan upaya tambahan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh warga kampung. Dengan adanya program ini, diharapkan Kampung Cibadak dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan bumi.

 
   

Gerakan Mengaji Setelah Maghrib: Memanfaatkan Ruang Alternatif untuk Pembelajaran Agama

Gerakan Mengaji setelah Maghrib merupakan inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas keagamaan di masyarakat, terutama bagi anak-anak dan remaja. Namun, salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah terbatasnya fasilitas, seperti ruang dan alat belajar yang diperlukan untuk proses pembelajaran mengaji.

Untuk mengatasi masalah ini, solusi sementara yang diterapkan adalah penggunaan ruang alternatif. Misalnya, mushola atau rumah warga digunakan sebagai tempat belajar mengaji sementara waktu. Dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di lingkungan sekitar, diharapkan proses pembelajaran dapat berlangsung dengan baik meskipun dalam keterbatasan.

Gerakan ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi kebiasaan harian yang rutin. Dukungan dari warga dan tokoh agama setempat sangat penting untuk memastikan keberlanjutan gerakan ini. Melalui kolaborasi dan partisipasi aktif dari komunitas, diharapkan pembelajaran mengaji dapat menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, memperkuat nilai-nilai agama, dan membentuk karakter generasi muda.

 
   

Sosialisasi dan Kerjasama dengan Sekolah Sekitar

Desa Warungbanten memiliki beberapa institusi pendidikan yang berperan penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di wilayah ini. Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat 9 sekolah di desa ini, yang terdiri dari 5 TK/KB,3 SD/MI, Dan 1 SMP. Jumlah tersebut menunjukkan komitmen desa dalam menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak dan remaja setempat. Meski demikian, tantangan seperti  fasilitas yang kurang memadai, jumlah guru yang terbatas dan sumber daya manusia yang kurang baik. masih perlu mendapatkan perhatian untuk meningkatkan kualitas pendidikan di desa ini. Sekolah menjadi sektor penting untuk menunjang Pendidikan yang ada di desa warungbanten. Untuk itu kami melakukan beberapa seperti sosialisasi, edukasi, membantu pelaksanaan pembelajaran dan membantu segala aktivitas yang ada disekolah.

 
   

Beberapa Kegiatan Tamabahan

Ikut Serta Dalam Acara Prah prahan

(dilaksankan pada 14 Agustus 2024

 

 

rapat bersama dalam kegiatan sosialisasi desa warungbanten

(dilaksanakan pada 09 Agustus 2024) 

 

 

Sosialisasi bersama warga cibadak dan ikut belajar memanen padi.

(dilaksanakan pada 22 Agustus 2024)

 

 

 

Sosialisasi Bersama warga desa hegarmana dan ikut memanen timun

(dilaksanakan pada 26 Agustus 2024)

 

 

 

Menyediakan sarana untuk mengaji Al-Quran di kp.Cibadak

(dilaksanakan pada 26 Agustus 2024)

   

KESIMPULAN

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Warungbanten bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan melestarikan budaya lokal. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk bekerja sama dengan masyarakat, pemerintah, dan lembaga terkait dalam menangani berbagai isu dan potensi di desa.

Desa Warungbanten, yang kaya akan potensi di sektor pertanian dan budaya, menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas pendidikan, masalah pengelolaan sampah, dan kebutuhan pelestarian budaya. Program KKN Tematik dirancang untuk mengatasi tantangan ini dengan beberapa inisiatif utama, termasuk perbaikan fasilitas pendidikan, pelatihan seni tradisi, pasar malam tradisional, dan bimbingan belajar bahasa Inggris.

Pelaksanaan program ini melibatkan berbagai kegiatan, seperti melestarikan seni tradisi Kasepuhan Cibadak, mengadakan pasar malam untuk mendukung ekonomi lokal, serta meningkatkan kesadaran tentang pengelolaan sampah. Gerakan mengaji setelah Maghrib dan sosialisasi dengan sekolah-sekolah setempat juga menjadi bagian penting dari upaya ini.

Secara keseluruhan, program KKN Tematik di Desa Warungbanten berhasil menciptakan sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup dan melestarikan budaya. Dukungan aktif dari semua pihak sangat penting untuk memastikan keberhasilan dan kelangsungan program ini di masa depan.

LINK DOKUMENTASI

https://msha.ke/kkn01_desawarungbanten?fbclid=PAZXh0bgNhZW0CMTEAAaYlKyTp8rFbBByToYHWim4WSOWvv9C556KSySFhrliWznzKnyQvc4jLy20_aem__ZoWFdUc1tXVWMRXK8RkzA

DAFTAR PUSTAKA

 

UPI, H. (2022, Oktober 22). HUMAS UPI. Retrieved September 10, 2024, from berita.upi.edu: https://berita.upi.edu/yuk-kenalan-dengan-program-kkn-tematik/

Kiriman Komentar

Beri Komentar

Layanan
Mandiri

Hubungi Pemerintah Desa untuk mendapatkan PIN

Pemerintah Desa

Kepala Desa

RUDIANTO

Tidak Ada di Kantor

Sekretaris Desa

FERIYANTO

Tidak Ada di Kantor

Kasi Pemerintahan & Trantib

SARMADI

Tidak Ada di Kantor

Kaur Keuangan

TEGUH DEWANGGA

Tidak Ada di Kantor

Kasi Ekbangkesra

ROJAK SUNANDAR

Tidak Ada di Kantor

Mantri Tani Desa

MURYADI

Tidak Ada di Kantor

Sekretariat BPD

PIKRA FIKRIYANSA

Tidak Ada di Kantor

Staf Data dan Info

ICA MARISA

Tidak Ada di Kantor

Staff Administrasi

AGUS GANDA SUKMAYA

Tidak Ada di Kantor

Staff Administrasi

RESTI SEPTIANI

Tidak Ada di Kantor

Jaga Raksa Desa

SUPREMAN

Tidak Ada di Kantor

Jaga Raksa Desa

EDI JUMHADI

Tidak Ada di Kantor

PERKEMBANGAN PENDUDUK

Bulan Ini

Kelahiran

0

Orang

Kematian

0

Orang

Masuk

4

Orang

Pindah

0

Orang

Bulan Lalu

Kelahiran

0

Orang

Kematian

2

Orang

Masuk

12

Orang

Pindah

1

Orang

LAYANAN SURAT PENGANTAR

Hari Ini

0

Surat

Kemarin

0

Surat

Minggu Ini

1

Surat

Bulan Ini

1

Surat

Bulan Lalu

16

Surat

Tahun Ini

17

Surat

Tahun Lalu

0

Surat

Total

225

Surat

Pemerintah Desa

RUDIANTO

Kepala Desa


Tidak Ada di Kantor

FERIYANTO

Sekretaris Desa
Tidak Ada di Kantor

SARMADI

Kasi Pemerintahan & Trantib
Tidak Ada di Kantor

TEGUH DEWANGGA

Kaur Keuangan
Tidak Ada di Kantor

ROJAK SUNANDAR

Kasi Ekbangkesra
Tidak Ada di Kantor

MURYADI

Mantri Tani Desa
Tidak Ada di Kantor

PIKRA FIKRIYANSA

Sekretariat BPD
Tidak Ada di Kantor

ICA MARISA

Staf Data dan Info
Tidak Ada di Kantor

AGUS GANDA SUKMAYA

Staff Administrasi
Tidak Ada di Kantor

RESTI SEPTIANI

Staff Administrasi
Tidak Ada di Kantor

SUPREMAN

Jaga Raksa Desa
Tidak Ada di Kantor

EDI JUMHADI

Jaga Raksa Desa
Tidak Ada di Kantor